Dalam beberapa tahun terakhir media sosial menjadi sebuah komunitas yang berkembang dengan pesat, di mana lebih dari 3.2 miliar orang di seluruh dunia aktif setiap hari. Lebih dari 90% milenial menggunakan media sosial setiap hari dan lebih dari 85% Gen Z belajar tentang suatu produk melalui media sosial.

Media sosial memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih besar dari sebelumnya pada 2020 ini dan seterusnya. Berikut ini kami merangkum beberapa prediksi tren sosial media pada tahun 2020.

 

#Konten Ephemeral Akan Terus Mendapatkan Popularitas

Rekan Marketer, apakah Anda pernah mendengar istilah ephemeral content atau konten efemeral? Jika belum, maka apakah Anda pernah membuat IG Story, Facebook Story, dan Snapchat? Jika pernah, konten tersebut merupakan bagian dari konten efemeral. Konten efemeral merupakan konten sosial media yang bisa berupa foto ataupun video yang diunggah dan hanya tersedia hanya dalam beberapa waktu singkat. Contoh kontennya sendiri terdapat pada Instagram, Facebook, dan Snapchat. Konten efemeral diprediksi akan menjadi tren sosial media markting 2020 ini.

 

#Platform Sosial Niche Akan Berkinerja Baik

Seperti yang sudah kita ketahui, Facebook dan Instagram telah lama mendominasi media sosial sebagai pengguna terbanyak dan merupakan platform paling populer diantara platform media sosial lainnya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, beberapa platform media sosial niche lainnya tidak hanya muncul tetapi telah meningkat secara signifikan. Dalam hal ini, contohnya adalah TikTok yang merupakan platform yang kini tengah populer di kalangan anak muda. Untuk perusahaan B2B biasanya lebih memilih LinkedIn sebagai media sosial aktif mereka.

Pada tahun 2020 ini, platform niche sosial diprediksi akan menjadi tren sosia media. Jadi, tidak ada salahnya jika Anda mencoba platform-platform ini untuk menjangkau audiens Anda. Berikut ini data beberapa platform media sosial paling populer dengan jumlah pengguna. Mari perhatikan, dan pilih platform mana yang akan Anda pilih untuk kegiatan marketing Anda.

 

#Social Commerce Akan Berkembang

Platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Pinterest telah lama digunakan oleh berbagai brand untuk menjual produk mereka. Sosial commerce telah menjadi jalan untuk berbagai brand untuk menjad semakin kuat dalam hal marketing. Diprediksi tren ini akan semakin menguat seiring dengan banyaknya jejaring sosial yang memperkenalkan fitur pro-commerce, seperti Instagram yang kini bisa melakukan penjualan langsung pada postingan dengan memberikan detail harga. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh para pebisnis untuk terus mengembangkan strategi penjualan mereka.

 

 

#Konten Video Akan Mendominasi

Konten video adalah salah satu bentuk konten yang paling menarik dan akan segera mendominasi media sosial lainnya dan isi konten lainnya.Beberapa video yang akan populer di sini diantaranya seperti video pada TikTok , Instagram dan Facebook Story, dan konten jangka panjang seperti di YouTube.

Menurut sebuah studi dari Cisco, pada tahun 2022, 82% dari semua konten online akan menjadi konten video. Hal ini jelas menunjukkan betapa pentingnya untuk mulai memanfaatkan konten video agar tetap relevan dan update di sosial.

Jika saat ini Anda tidak membuat konten video, maka sekarang saatnya Anda mulai memasukkannya sebagai salah satu strategi konten Anda.Dalam waktu dekat, video akan mendominasi media sosial. Anda dapat mulai dengan menggunakan fitur seperti Stories baik untuk konten media sosial Anda maupun untuk iklan. Anda juga dapat menambahkan video ke posting media sosial Anda.

 

 

#Influencer Marketing Akan Terus Melambung

Influencer marketing saat ini bukanlah tren baru, tetapi merupakan tren yang akan bertahan untuk sementara waktu. Saat ini, sosial media didominasi oleh influencer yang dibayar tinggi untuk mempromosikan suatu produk sebuah brand. Tren ini dapat dilihat dari dua perspektif. Satu dilihat dari peningkatan jumlah influencer di media sosial. Kedua bisa kita lihat dari peningkatan pengeluaran marketing untuk influencer oleh sebuah bisnis.

Berinvestasi untuk influencer marketing jauh lebih murah dan dampaknya jauh lebih besar dibandingkan dengan berinvestasi pada campaign iklan berbayar. Saat ini, pebisnis tidak hanya berkolaborasi dengan 1-2 influencer, tetapi mereka bekerja sama langsung dengan agensi yang menaungi berbagai influencer. Hal ini dianggap semakin mudah dan biaya yang dikeluarkan pun semakin kecil, karena biasanya pebisnis dapat menggunakan beberapa influecer dalam agensi yang sama untuk campaign-nya.

 

 

#Regulasi dan Pengawasan Hukum Akan Lebih Terkontrol

Walaupun ada banyak manfaat dari media sosial, bukan berarti terhindar dari dampak negatif dari media sosial tersebut, terutama dalam beberapa tahun terakhir ini. Privacy dan Keamanan data adalah dua isu yang telah membuat jejaring utama media sosial Facebook beberapa waktu sempat hangat diperbincangkan.

Media sosial dapat dengan mudah digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang siapa pun dan data tersebut bisa saja disalahgunakan. Ada dugaan bahwa jejaring media sosial tertentu bahkan menjual data pengguna mereka ke perusahaan lain. Mengingat hal ini, media sosial dan badan pengawas akan memperketat aturan mereka dan memberikan lebih banyak kebijakan untuk memperketat keamanan data seseorang. Media sosial dianggap tidak aman oleh banyak orang. Oleh karena itu, pada tahun 2020 ini bersiapkan untuk lebih banyak peraturan dan batasan pada platform media sosial.

Nah, itulah beberapa tren yang akan mendominasi lanskap media sosial pada tahun 2020. Manfaatkan tren ini untuk strategi digital marketing Anda. Media sosial adalah ruang yang dinamis dan kompetitif. Kini saatnya Anda mulai memaksimalkan strategi sosial media untuk bisnis Anda.

 

 

 

 

 

Source

Posts relacionados

0 comentário(s)