Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto bertemu dengan Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Mas Guntur Laupe. Pertemuan ini dalam rangka audiensi menindak lanjuti perjanjian kerja sama antara Pegadaian dan Polri.

Audiensi membahas pengamanan dan penegakan hukum di lingkungan perseroan agar tindak kriminal yang menyasar Pegadaian dapat diminimalisir.

“Audiensi dengan jajaran Polda Sulawesi Selatan ini merupakan kegiatan perdana, ke depan acara seperti ini akan terus kita lanjutkan dengan Polda lainnya. Karena kami ingin memberikan jaminan keamanan bagi nasabah Pegadaian di seluruh Indonesia,” kata Kuswiyoto, dalam keterangan tertulis, Kamis (10/10/2019).

Dalam kegiatan audiensi tersebut, Kuswiyoto memaparkan bahwa Pegadaian terus meningkatkan inovasi produk dan sistem layanan secara digital untuk memenuhi kebutuhan nasabah agar lebih cepat, aman, dan nyaman. Dirinya berharap dengan inovasi yang dilakukan, nasabah Pegadaian bisa terus meningkat dari waktu ke waktu.

"Jumlah nasabah kami saat ini sudah melampaui target yaitu 12,1 juta jiwa. Sehingga mendorong kami terus menciptakan inovasi baru pada produk-produk kami agar nasabah dapat terlayani dengan baik," ucap Kuswiyoto.

Tabungan Emas

Kuswiyoto mengatakan bahwa Pegadaian mengembangkan sebuah inovasi produk yang memiliki keuntungan bagi nasabah, yaitu tabungan emas.

Dia menjelaskan tabungan emas memiliki lima keuntungan, yaitu dapat digadaikan dan jadi barang jaminan, keamanan yang terjamin, proses pencairan yang cepat, pembelian mulai dari 0,01 gram dengan harga terjangkau, dan top-up mudah melalui aplikasi Pegadaian Digital.

"Tabungan emas Pegadaian dapat menjadi kesempatan untuk masyarakat Indonesia yang ingin berinvestasi emas dengan aman dan cepat," paparnya

Seperti diketahui, Pegadaian mencatatkan jumlah tabungan emas per Juni 2019 sebesar 3,1 ton dari sebelumnya hanya sebesar 2,4 ton dan hingga akhir tahun menargetkan jumlah tabungan emas sekitar 3,5 ton.

Sementara jumlah nasabah tabungan emas sudah mencapai 2,6 juta orang atau naik signifikan dari posisi sebelumnya sebayak 1,8 juta nasabah.

 

 

Source

0 commento(i)