Website adalah suatu dokumen berupa kumpulan halaman web yang saling terhubung dan isinya terdiri dariberbagai informasi berbentuk teks, suara, gambar, video, dan lainnya, dimana semua data tersebut disimpan pada server hosting.

Apakah Anda merasa familiar dengan percakapan di bawah ini?

 “Ih, bagus banget barangnya, sis! Beli di mana nih?”

Saya beli di Lazada, kemaren ada promo. Lumayan dapet murah.”

“Oh ya? Nama tokonya apa?”

“Hmmm, apa yah… Aduh lupa. Pokoknya cari aja nama barangnya dan lihat yang promo gitu aja

Familiar, ya? Memang menjadi penjual di marketplace, seperti Lazada, Tokopedia, Shopee, dan situs-situs lain serupa memang sering dirasa menguntungkan saat awal dimulai. Walau begitu, perlahan tapi pasti, banyak bisnis besar yang tetap bertahan dengan tidak hanya mengandalkan marketplace saja. Satu demi satu bisnis-bisnis tersebut juga membuka website toko online mereka sendiri.

Berikut beberapa alasan mengapa bisnis yang baru Anda buat harus punya website sendiri:

 

1. Menentukan Strategi Penjualan dengan Bebas

Salah satu kemudahan yang dapat diperoleh dari sebuah website untuk bisnis online Anda adalah leluasanya penentuan strategi penjualan. Sebagai pemilik bisnis, Anda dapat menentukan sendiri kapan Anda akan memberikan diskon maupun mengadakan flash sale kepada para pelanggan. Sedangkan di marketplace, mau tidak mau Anda harus menyesuaikan syarat dan ketentuan yang ada di dalamnya.

Dari website, Anda dapat mengarahkan pelanggan untuk melakukan pembelian ulang langsung tanpa harus melalui orang ketiga. Strategi ini juga bisa dilakukan melalui newsletter yang dikirimkan secara rutin kepada pelanggan mengenai berbagi promo spesial yang diadakan special untuk konsumen loyal Anda.

2. Personal Branding Menjadi Lebih Kuat

Berjualan melalui marketplace membuat para pelanggan Anda tidak begitu mengingat nama toko Anda. Para pembeli cenderung mengingat nama marketplace di mana mereka mendapatkan barang yang diinginkan. Hal ini tidak akan terjadi apabila Anda memiliki website bisnis online Anda sendiri.

Dengan memiliki website, Anda dapat menyesuaikan desain dan interface dari brand toko online Anda. Anda pun bebas memilih domain dengan harga terjangkau yang paling merepresentasikan citra brand yang Anda kelola. Kemudahan calon konsumen maupun pelanggan yang datang berbelanja di toko Anda pun menjadi lebih terjamin dengan hal ini.

3. Laporan Keuangan dan Produk di Website

Keuntungan lain yang dapat dirasakan dari adanya website untuk toko online Anda adalah kemampuan untuk mengintegrasikannya dengan plugin-plugin tertentu. Beberapa contoh dari plugin tersebut adalah Google Analytic untuk melihat statistik pengunjung website, WP ERP untuk sistem HR, CRM, dan akuntansi bisnis kecil, dan lain sebagainya.

Plugin tersebut secara otomastis mampu melakukan track untuk melihat perkembangan bisnis Anda dari waktu ke waktu. Selain itu, Anda juga dapat melihat laporan keuangan dan laporan inventory lain melalui plugin-plugin tersebut.

4. Bebas Mengembangkan Website

Jika Anda memiliki bisnis online, website dapat memberikan lebih banyak pilihan kepada Anda untuk mengembangkan konten dan fitur yang ada di dalamnya. Anda bisa menggunakan paket hosting murah dan menambahkan berbagai macam plugin, aplikasi live chat, menu reseller, hingga pilihan cek ongkos kirim.

Lalu, apa yang harus dilakukan jika pengunjung bertambah banyak? Jika di kemudian hari bisnis Anda berkembang dengan pesat, Anda perlu melakukan upgrade pilihan hosting Anda agar website dapat berjalan dengan lancar dan konsumen Anda dapat tetap berbelanja dengan nyaman.

5. Tidak Ada Perang Harga Antar Penjual

Terbayang saat Anda berjualan di marketplace, para pelanggan mencari barang yang ada di toko Anda bukan berdasar kualitas, namun harga yang bersaing. Mereka mencari toko mana yang menyediakan kebutuhan mereka dengan harga termurah dan review terbaik. Hal ini dapat jadi penyebab dari terjadi perang harga antar toko di sebuah marketplace.

Akan sulit bagi sebuah produk untuk terlihat unik dan spesial saat dibandingkan dengan produk serupa dari toko lain. Karena pada dasarnya strategi penjualan yang hanya mengandalkan mana harga termurah bukanlah strategi bisnis yang sustain. Dengan website, produk Anda dapat bersaing secara nilai tanpa harus gila-gilaan membanting harga.

Melalui lima poin di atas, kita bersama bisa mengambil kesimpulan bahwa website adalah investasi jangka panjang dari sebuah bisnis, terutama untuk para pebisnis yang mengandalkan penjualan online. Mungkin saat ini revenue dari usaha tidak begitu banyak. Namun apabila Anda benar-benar menekuni dan selalu melakukan update strategi secara offline maupun online, usaha Anda akan terus relevan dan menjadi incaran market yang lebih besar.

 

 

 

Source

0 commento(i)