Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan sejumlah investor dari berbagai sektor mulai dari industri alas kaki, elektronik, tekstil hingga makanan dan minuman berminat untuk berinvestasi di Jawa Tengah. Salah satunya kata dia, yaitu Korea Selatan. "Kemarin Dubes Korea, dubes kita di korea menawarkan ada beberapa investor yang mau masuk ke kami," kata Ganjar usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/7).

Tidak hanya itu menurut Ganjar, Jawa Tengah saat ini tengah bersaing dengan negara Asia Tenggara, Vietnam. "Beberapa yang sudah masuk relatif kerasan dengan kultur, dengan kinerja masing-masing, nah ini mereka melihat Jateng seksi banget untuk mereka berinvestasi," kata Ganjar.

Dia menjelaskan pemerintah perlu memberikan sejumlah insentif kepada para investor untuk menarik investasi. Menurut dia, salah satunya yaitu tax holiday. Menurut Ganjar, para investor berharap pemerintah tidak menyulitkan terkait izin.

Sebelumnya, dalam ratas tersebut Presiden Jokowi menyatakan Jawa Tengah memiliki kesempatan besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Sebab itu, pemerintah pusat ingin memberikan backup bantuan yang diperlukan agar percepatan pertumbuhan ekonomi di provinsi Jawa Tengah. Terutama kata dia di sektor industri.

Jokowi menyatakan Jawa Tengah memiliki potensi di industri berorientasi ekspor dan pariwisata. Mantan Wali Kota Solo itu menyatakan semua menteri akan memberikan dukungan apabila diperlukan. "Kita harapkan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah lebih baik dan akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional kita," kata Jokowi.

 

 

Source

Related posts

0 Commentaire(s)