Pandemi Covid-19 telah mengubah pola hidup masyarakat seluruh dunia. Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, masyarakat pun dihimbau untuk tidak keluar rumah.
Hal ini membuat perubahan di beberapa sektor mulai dari pariwisata, transportasi online hingga usaha-usaha lainnya. Tak bisa selamanya menjalankan hal ini, untuk menjamin keseimbangan perekonomian, sejumlah negara akhirnya melonggarkan kebijakan terkait mobilitas masyarakatnya.

Wiku Adisasmita selaku Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengatakan, new normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal namun tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Pemerintah juga mengatakan new normal adalah hidup bersih dan sehat, bukan pelonggaran PSBB.

Menurut Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Covid-19, Ahmad Yurianto menyebutkan bahwa New normal adalah hidup sesuai protokol kesehatan untuk mencegah virus corona (Covid-19). Sehingga jaga jarak hingga menggunakan masker akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Sehingga tetap jaga jarak, jaga kebersihan diri dan lingkungan. Dan gunakan selalu masker sesuai dengan protab kesehatan untuk mencegah penularan virus Covid-19.

Sumber : https://news.detik.com/berita/d-5023448/apa-itu-new-normal-di-tengah-pandemi-corona

Artículos relacionados

0 comentario(s)