Sering mengirimkan email marketing tapi email Anda terus masuk spam pelanggan Anda? Mungkin salah satu alasannya adalah Anda belum pernah melakukan warming up domain Anda. Warming up domain berguna untuk membantu memperbaiki reputasi domain email Anda, karena reputasi domain merupakan salah satu faktor yang digunakan oleh Email Service Provider (ESP) untuk mengidentifikasi email spam. Sebelum kita melangkah lebih jauh, mari pahami terlebih dahulu fakta-fakta tentang warming up domain.

Pada saat domain Anda masih baru, akan ada beberapa masalah pada pengiriman email di minggu-minggu pertama. Hal ini menunjukkan bahwa reputasi domain Anda sedang dibangun. ESP biasanya akan menempatkan domain baru pada kotak spam email untuk melihat apakah penerima email akan menandainya sebagai primary atau tetap membiarkannya sebagai spam.
Mulai dengan volume kontak kecil

Sebagai domain baru, maka disarankan untuk Anda melakukan warming up terlebih dahulu dengan mencoba mengirimkan email ke daftar kontak dalam jumlah kecil. Misalnya 50 kontak pada hari pertama, 100 pada hari kedua, dan seterusnya bertambah secara bertahap. Hindari mengirimkan email langsung dalam jumlah banyak, karena bisa berpotensi email Anda masuk spam.

Mencoba kirim ke daftar email tes

Selain mencoba mengirimkan email ke kontak dalam jumlah kecil, Anda juga bisa melakukan warming up domain dengan cara mencoba mengirimkan email Anda pada kontak tes. Daftar kontak tes ini bisa Anda buat sendiri dengan mengisi daftar email rekan dekat terlebih dahulu. Setelah email terkirim, jika email Anda masuk ke spam, minta mereka untuk menandai pesan Anda bukan sebagai spam agar email Anda bisa masuk ke daftar pesan masuk utama.

Monitor hasil warming up domain

Setelah mencoba melakukan tahap-tahap warming up domain, cobalah untuk memantau hasil dari warming up tersebut, apakah email Anda masih masuk spam atau bounce, atau sudah aman masuk pada kotak masuk utama.Domain membutuhkan warming up sebelum dapat digunakan untuk mengirim email berjumlah besar. Memang dibutuhkan usaha ekstra dan waktu cukup lama untuk melakukan warming up domain. Tapi jika hal tersebut dapat menghindarkan email dari kotak spam, maka tidak ada salahnya untuk dilakukan.

Artículos relacionados

0 comentario(s)