Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur kerakyatan tetap dilanjutkan Kementerian PUPR pada 2020. Untuk itu, Kementerian PUPR telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2 triliun.

Dia menyatakan, disamping melanjutkan pembangunan infrastruktur berskala besar seperti bendungan, irigasi, jembatan bentang panjang, dan jalan tol, pembangunan infrastruktur kerakyatan juga tetap menjadi prioritas karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sejumlah program infrastruktur kerakyatan dilaksanakan dengan skema Padat Karya Tunai (PKT), yakni Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI), pembangunan jembatan gantung, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), dan penyusunan Pedoman Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW).

Lalu juga ada penataan Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), serta Program Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse dan Recycle (TPS-3R).

"Program-program tersebut tesebar di seluruh Indonesia yang pelaksanaannya bersinergi dengan pemerintah daerah dan kelompok masyarakat melalui skema pembiayaan. Salah satunya adalah program P3TGAI yang pada tahun 2020 akan tersebar di 6.000 lokasi dengan total anggaran sebesar Rp 1,35 triliun melalui Ditjen Sumber Daya Air," kata Menteri Basuki dalam pernyataan tertulis, Kamis (21/11/2019).

Secara nilai, Kementerian PUPR pada tahun depan akan menganggarkan program infrastruktur kerakyatan sebesar Rp 2 triliun.

Jumlah tersebut terdiri dari program KOTAKU Rp 275 miliar dengan target 275 kelurahan, PISEW Rp 540 miliar dengan target 900 kecamatan, SANIMAS Rp 113 miliar dengan target 226 lokasi, PAMSIMAS Rp 699 miliar dengan target 2.967 desa, TPS3R Rp 86,4 miliar dengan target 144 lokasi, dan SPAM Perdesaan Padat Karya Rp 22 miliar dengan target 60 lokasi.

Adapun program PKT lainnya yang akan dilanjutkan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga adalah pembangunan jembatan gantung penghubung antardesa yang terpisah sungai guna mempermudah dan memperpendek akses warga pedesaan.

Pada 2020, jembatan gantung baru yang diprogramkan untuk dibangun mencapai sebanyak 148 unit. Proyek itu tersebar di seluruh pelosok di Tanah Air dengan total anggaran sekitar Rp 527 miliar.

Skema Pendanaan Kementerian PUPR untuk Bangun Infrastruktur Senilai Rp 2.000 T

0 comentario(s)